Wajah Lebih Mudah Diingat Daripada Nama, Mengapa?

Pernahkah dalam bertatap muka dengan seseorang tetapi lupa akan namanya, atau pernahkah kalian di panggil seseorang tetapi tidak tau siapa, tapi anda merasa tidak asing?. Mengapa demikian?.
Alasan yang dasar adalah otak Anda lebih mudah memproses data visual dibandingkan data informasi. Itu terbukti dengan bagaimana cara Anda belajar saat kecil. Anda lebih mudah mengingat wajah-wajah orang di sekitar Anda dari pada nama mereka, entah itu paman, bibi, nenek, dan kakek.

Atau mungkin saat Anda berkenalan dengan orang baru dan menanyakan nama mereka, tetapi dalam waktu yang lama Anda lupa akan namanya tetapi masih mengingat wajahnya. Seperti yang telah diteliti oleh Medical Daily, manusia lebih cepat mengingat wajah daripada nama seseorang, karena Data Visual yang mudah terproses di otak.

Korteks Visual dari otak Anda adalah bagian dari korteks Serebral Bertanggung Jawab untuk proses data visual. Hal ini membuat pengaruh manusia lebih mudah menafsirkan visual dari pada suara atau informasi. Tidak seperti data informasi, data visual tentang wajah lebih mudah dijabarkan untuk menyampaikan detail-detail seperti gender, umur, kepribadian, etnis, dan sebagainya.

Jadi dalam Data Visual yang tersimpan di memori juga cenderung tersimpan data informasi tentang detail-detail lain yang ada dalam Data Visual tersebut.

Selain kurang mumpunya otak memproses data informasi tentang nama, masalah lain adalah kurang ketertarikan Anda untuk menghafal nama seseorang. Anda sering melupakan nama seseorang yang baru berkenalan karena mungkin orang tersebut tidak akan bertemu dengan Anda lagi. Salah satu masalah Anda kurang bisa menyimpan data informasi yang permanen.

Anda akan mudah mengingat nama seseorang jika Anda sering berkomunikasi dengan orang tersebut, Anda sering menyebut namanya. Sehingga data informasi dan data visual dengan otomatis menyimpulkan nama di data informasi dan wajah di data visual cocok dan satu.

Atau mungkin saat Anda dalam keadaan jatuh hati pada seseorang oleh pandangan pertama, Anda akan selalu terngiang oleh wajahnya, dan seketika jika Anda tahu namanya, Anda akan berulang kali menyebut namanya. Data Informasi dan Data Visual akan menyimpulkan jika wajah dan nama mereka cocok

“The Backer Effect”, atau ketidak mampuan seseorang untuk mengingat nama. Data Informasi seperti nama juga harus sering Anda ulang dalam keseharian agar mudah diingat atau berinteraksi, karena Otak Anda tidak otomatis menyimpan informasi yang masuk.

Banyaknya informasi yang masuk dalam waktu yang bersamaan mempengaruhi pula cara otak menyimpan informasi. Karena memori jangka panjang Anda selalu mengambil memori yang memang membekas bagi Anda, sedangkan memori jangka pendek Anda selalu mengambil memori atau sesuatu jika Anda memang benar – benar focus akan hal tersebut atau sering disebut “The Next In Line Effect”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *